Breaking News

Veronika Tan Mengaku Selingkuh dengan Julianto Tio






SEWORD.COM - Bagaimana perasaan Anda sebagai suami saat Anda mengirim surat ucapan selamat ulang tahun ke istri tercinta lalu surat Anda itu dibalas istri Anda dengan pengakuannya bahwa ia telah menjalin hubungan asmara dengan pria lain?

Apa yang Anda rasakan istri Anda sudah tidak punya rasa lagi dan tawar hati kepada Anda lalu dengan tanpa beban memberitahu Anda bahwa sekalipun dia digugat cerai melalui jalur hukum namun dia tetap akan menjalin hubungan dengan pria lain?


Saya tidak tahu dengan Anda, tapi bagi saya istri seperti itu pantas digugat cerai. Dan saya juga tidak mengerti kenapa ada istri yang sudah hidup bersama suaminya puluhan tahun lamanya, sudah punya anak yang mulai beranjak dewasa, tapi kok tega menjalin asmara dengan pria lain.

Ini yang terjadi dengan Ahok. Di saat dengan tulusnya Ahok mengirim surat ucapan selamat ulang tahun kepada istrinya yang tercinta Veronika Tan pada tanggal 4 Desember 2017 yang lalu, namun suratnya Ahok itu dibalas dengan pengakuannya bahwa dia telah menjalin asmara dengan Julianto Tio.

Yang teganya lagi, suratnya Ahok itu dibalas bukan dengan kertas lain, akan tetapi langsung dibalas di kertas surat yang sama ucapan ulang tahun dari Ahok.

Surat pengakuan selingkuh itu dikirim Veronica Tan pada tanggal 28 Januari 2018 yang dikirim langsung ke Ahok di Mako Brimob Kelapa Dua.

Surat Veronica Tan itu diungkapkan Fifi Lety Indra, penasihat hukum sekaligus adik kandungnya Ahok, setelah selesai persidangan ke-enam di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada hari Rabu tanggal 7 Maret 2018 kemarin.

Fifi Lety Indra menuturkan bahwa dalam suratnya itu Veronika Tan bilang sekalipun Ahok menggugatnya cerai melalui proses hukum, dia tetap akan melanjutkan kembali hubungannya dengan Julianto Tio.

Suami mana yang tidak kecewa membaca surat seperti itu? Tega sekali. Saya saja yang bukan apa-apanya Veronika Tan merasa jengkel, apalagi pak Ahok? Saya setuju dengan keputusan Ahok, cerai saja.

Mungkin dulu pak Ahok terlalu sibuk melayani warga DKI sampai lupa sama keluarga. Namun apapun itu perselingkuhan tidak dapat dibenarkan. Semoga pak Ahok tetap kuat dan tabah.

Bagi saya Veronika Tan adalah tipikal istri yang tidak bersyukur dan tidak pernah merasa puas atas hidupnya. Dia juga tidak mampu memegang teguh komitmen sebagaimana layaknya istri untuk tetap setia dengan suaminya.

Kenapa ya di dunia ini rata-rata orang yang setia selalu saja dapat istri/suami yang tidak setia. Ini fakta. Banyak keluarga saya yang mengalaminya.

Saya heran kok bisa ada istri yang tegaan begitu yang tidak menjaga perasaan suami. Sudah tahu suami di penjara bukannya didukung, diberi support dan semangat agar menjalani hari-harinya di penjara, ini malah mengirim surat seperti itu.

Saya tidak dapat membayangkan perasaan Ahok saat membaca surat dari istrinya Veronika Tan yang memberi tahu perselingkuhannya dengan pria lain yang parahnya lagi sang pria sudah punya istri dan anak.

Sebenarnya apa sih yang dicari Veronika Tan ini? Kebahagiaan hidup? Kebahagiaan seperti apa yang dia inginkan? Apa tidak malu dengan umur?

Apa tidak malu sama anak-anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa, kok masih punya pikiran untuk berhubungan asmara terlarang dengan pria lain.


Dan juga apa tidak takut dengan hukum tabur tuai? Apa yang kamu tabur itu yang akan kamu tuai. Semua ajaran agama mengajarkan hal ini.

Tidak semua orang mampu menerima kenyataan pahit ini dengan lapang dada, namun saya yakin pak Ahok mampu melewati semua ujian hidup yang dia alami saat ini dengan tegar dan lapang dada.

Menjalin asmara dengan pria yang sudah punya istri dan anak, saya tidak tahu mau bilang apalagi. Saya juga tidak tahu bagaimana perasaan istrinya si Julianto Tio itu karena jelas dia juga adalah pihak yang tersakiti selain pak Ahok.

Kadang sebuah musibah bisa jadi adalah sebuah hikmah. Dan yang pasti Ahok hidup dijalan yang lurus pasti hikmah hidup akan ia dapatkan. Kita lihat saja kelanjutan bagaimana skenario hidup Ahok selanjutnya.

Saya mendoakan yang terbaik buat pak Ahok. Semoga diberikan kesabaran dan ketabahan menghadapi proses perceraian dengan istri yang tidak setia.

Biarkanlah ibu Vero menikmati hidupnya dengan orang yang dia cintai daripada mempertahankan rumah tangga namun tidak saling cinta.

Cinta butuh pengorbanan. Jika sudah tidak ada cinta lagi, untuk apa dipertahankan lagi? Biarkan ibu Vero pergi dengan Julianto Tio sesuai keinginannya.

Sebelum menutup tulisan ini, saya ingin bilang kepada Anda, jangan Anda sok menasihati saya bahwa masalah Ahok dan Veronika Tan itu adalah masalah pribadi rumah tangga mereka yang tidak perlu dibahas.

Supaya Anda tahu saja Ahok dan Veronika Tan itu public figure, sehingga apa yang terjadi dengan mereka adalah konsumsi umum.

Kalau Anda tidak ingin saya membahas masalah perceraian Ahok dengan istrinya Veronika Tan, tolong bilang ke semua media mainstream dan semua stasiun Televisi agar berhenti menayangkan berita tentang perceraian Ahok.

Dan juga tolong Anda bilang kepada Fifi Lety Indra, penasihat hukum sekaligus adik kandungnya Ahok itu, agar tidak lagi memberikan statement soal masalah perceraian Ahok dan Veronika Tan di media, karena menurut Anda ini masalah pribadi rumah tangga Ahok. Simple, bukan?

Kura-kura begitu.



Tidak ada komentar